Selasa, 29 April 2014

Dieng, musim dingin sepanjang tahun.

Sebuah ide tercetus ketika gue sedang pulang kampung ke Kuningan pas denger Adrian (ade gue yang paling kecil) libur sekolah 1 hari, "Gimana kalo kita ke Dieng?" Akhirnya ide itu pun berubah menjadi sebuah rencana yang akhirnya rencana itu terlaksana dalam waktu beberapa jam kemudian. Hahaha. Menurut Google Maps, perjalanan yang ditempuh dari Kuningan ke daerah Wonosobo adalah sekitar 6 jam perjalanan dengan mobil yg ternyata memakan waktu kurang lebih 10 jam perjalanan darat (plus nyasar2 sih).

Ada beberapa tempat yang bisa dikunjungi di kawasan dieng, diantaranya adalah:

1. Bukit Sikunir

























Dari bukit ini kita bisa langsung liat sunrise yang luar biasa bikin mangap dan sillhouette gunung sindhoro serta pemandangan yang sangat indah, untuk mencapai bukit sikunir ini harus melewati jalan setapak dari kawasan parkiran sekitar 1500 meter dan jalan lumayan curam, waktu paling tepat adalah jam 4 pagi sudah sampai di kawasan parkiran untuk memulai naik ke bukit. Jangan lupa bawa flashlight dan jaket ya.

2. Telaga Warna

























Disarankan pake guide lokal setempat, kemaren ini gue cuma bayar 30rb saja untuk dianter liat telaga warna, kawah sikidang dan candi arjuna. Di kawasan Telaga warna ini ada beberapa patung dan goa kecil yang biasa dipake bertapa konon katanya presiden soeharto dan megawati pernah kesini untuk mencari wangsit.

3. Kawah Sikidang

























Kawah Sikidang ini mempunyai kawah yang berpindah-pindah setiap tahunnya, hal ini yang menjadi daya tarik tersendiri. Oh iya di kawasan parkir banyak penduduk setempat yang menjual masker, tapi gue sarankan ga usah dibeli, karena bau sulfurnya masih bisa ditolelir, gak sebau itu kok.

4. Candi Arjuna


















Candi Arjuna dipercaya oleh penduduk setempat dibangun pada tahun sekitar IX M jika dilihat dari bangunannya, nama candi ini dirujuk dari tokoh pewayangan Mahabrata. Di kawasan ini gue sempet juga nyobain susu purwaceng rasanya enak, susu campur sejenis tanaman yang sudah dijadikan serbuk, katanya untuk kuat lelaki. :D

















Penduduk yang tinggal di kawasan Dieng ini rata-rata berpipi warna merah, ini dikarenakan udara yang dingin sepanjang tahun sekitar 15-20 derajat C, bahkan di bulan Juli udara bisa mencapai 3-4 derajat celcius. Jadi di Dieng ini musim dingin sepanjang tahun. Masyarakat disini bermata pencaharian sebagai petani. Disini terdapat jenis buah yang jarang ditemukan dimana mana, namanya carica. Carica ini semacam pepaya, biasanya dijadikan manisan karena getahnya yang membuat gatal.
















Penginapan di kawasan dieng ini tidak banyak, tapi tidak perlu pakai AC sudah dingin, waktu gue kesana penginapannya cuma 200rb per malam sudah ada water heater dan bisa menampung 3 orang dalam satu kamar. Gue sarankan kalo mau kesini bawa kendaraan pribadi dan jaket yang cukup menahan udara yang cukup dingin. Lagi-lagi gue sangat bersyukur bisa liat ciptaan Tuhan yg sangat dahsyat dan indah. Selamat jalan-jalan semoga kita berpapasan.


Cheers,





Febrian

Tidak ada komentar:

Posting Komentar